True Story on the Drama of NET Training
Sudah tidak ada rahasia dan kemarahan yang harus dibawa kemanapun mereka berdua pergi. Kebencian diam-diam selama 5 tahun terungkap di arena. Raina sahabat Rosa. Mereka sekantor. Kuat sekali Rosa menahan kebenciannya pada Reina. 5 tahun mereka dikenal akrab sebagai 2 orang yang bersahabat dan saling bantu dalam pekerjaannya. Tanpa sepengetahuan Reina, selama itu pula Rosa mencari cara untuk membalas sakithati yang tidak pernah jelas ujungnya pada Reina. Kecantikan Rosa dan kehalusan tutur katanya tidak membersitkan kemarahan menahun yang dtahannya terhadap Reina.
Saat kedua bersahabat ini masuk progam pelatihan NET, semua derita Rosa berakhir. Rosa bercermin dari sebuah narasi yang disampaikan Indah. Kulitnya yang bersih di pipi Rosa tidak mampu menahan aliran darah yang mengalir di serabut pembuluh darahnya. Wajahnya mulai semburat merah. Mata jenihnya membuat Rosa silau karena genangan airmata yang ditahannya ditepi kelopak semakin banyak. Rosa diam, sesekali menahan isak, dan menatap bayangan silau Indah. Interkasi intra personal Rosa akhirnya melewati batas kemampuannya. Jebol.
Indah melanjutkan cerita di hadapan 24 peserta NET training. Reina dan Rosa ada di antara mereka.
"Sang ibu masih mengingat ucapan anaknya yang 2 jam yang lalu. Anaknya ingin membawa sahabatnya yang cacat. Anaknya yakin cinta ibunya menerima sahabatnya yang cacat.
"Tidak nak, tidak. Sahabatmu hanya akan membuatmu repot. Biarlah dia menerima keadaannya. Dia mampu menerimanya. Dia lelaki dewasa yang tahu bagaimana mencari jalan kelar untuk mengatasi masalahnya.
"Ibu tidak bisa menerimanya nak.
"Tiba-tiba sang ibu berteriak keras dan parau karena usianya. Ternyata lelaki yang terbaring di depannya untuk keperluan identifikasi adalah anaknya. Anaknya yang 2 jam lalu memohon padanya agar dirinya bersedia menerima sahabatnya yang cacat.
"Kini dia melihat lelaki yang disebut sebagai sahabat oleh anaknya ternyata anaknya sendiri. Anaknya dengan kedua kaki yang telah diamputasi akibat hantaman ranjau dalam tugasnya. Tidaaaaaaaak!
Rosa membeku. Darahnya berhenti.
Sekuat diakah Reina menahan kemarahannya yang muncul sebagai umpatan Reina 5 tahun yanglalu?
Rosa menatap Reina yang kini hamil 8 bulan. Wajah Reina datar. Tidak terpengaruh dengan cerita Indah. Reina pasrah dengan kehamilannya seperti siap menghadapi maut demi anaknya. Betapa tidak. Game pelatihan soft skill NET ini termasuk dalam kategori high impact. Ini pelatihan yang sangat berat. Reina tahu itu. Tapi Reina tetap memaksa pimpinan agar mengijinkannya untuk mengikuti pelatihan ini. Alasan satu-satunya dan sangat kuat dia sampaikan berulang-ulang, bahwa dia ingin mengalami perubahan seperti janji pelatihan ini. Reina tidak merasa canggung dan malu mengatakan dirinya ingin menjadi lebih positif.
Tidak mungkin Reina mencari mati di sini, pikir Rosa.
Hampir semua teman Rosa dalam batch ini berkeyakinan sama saat memberi dukungan pada Reina yang ingin mengikuti pelatihan ini. Salahkah aku? Butakah aku menilai kebaikan Reina selama ini? Dia percayakan semua kelemahannya padaku, sementara aku begitu kuat menahan derita kemarahnku selama ini.
Rosa terisak. Rosa minta waktu untuk berbicara. Rasa takutnya sedikit bergeser saat dia menyadari, mampu menyampaikan satu paragraph pengakuan. Dia semakin berani menyampaikan rasa kebencian yang dia pendam selama 5 tahun ini terhadap Reina.
Reina beku. Beberapa kru pelatihan bergegas membantunya berbaring. Reina kontraksi mendengar pengakuan Rosa. Dia sulit menerima pengakuan itu. Reina tidak nyaris mempercayai apa yang didengarnya.
Baru saja langit menjelang maghrib menjadi bersih. Belum ada yang terlambat. Semua peserta dalam batch ini menjadi saksi dan menjadi saudara bagi yang lain. Tidak untuk saling menjatuhkan dengan rahasia mereka setelah pelatihan nanti. Mereka saling menjaga dan mereka aman. Rosa dan Reina semakin sering pergi bersama. Mereka berpelukan. Meraka telah menyudahi nerakanya sebelum maghrib tiba.
- Di bawah ini foto Rosa - Reina (nama samaran). Ini foto mereka yang sesungguhnya. Reina mengenakan baju hamil dalam pelatihan NET. Ini posisi saat mereka berjuang untuk melewati 'silent area'
Tunggu kisah nyata dari the Drama of NET training berikutnya

ni indah, the firefly 
.
Recent Comments